Sejenak benakku terlempar ke masa itu. Masa dimana aku masih mengungkapkan keluh lewat kata, dimana dunia cerita masih menjadi media untuk berbicara.
Jariku lalu menari, mengetikkan sebuah tautan yang kuhapal betul.
Pelan-pelan aku membaca, tertawa, berpikir, dan menari dalam masa lalu. Well this will be a great way to kill my boredom! Pikirku pada awalnya..
Mataku memicing, menemukan suatu nama. Terbuai rasa penasaran, aku masuk dan mulai masuk dunia yang ada disana. Lagi, aku tenggelam dalam kisahnya. Dan aku.. menemukan sebuah penyelesaian yang telah lama menanti untuk ditemukan. Kata maaf itu terucap, dan damai menyusup di relung hati. Inilah akhirnya..
Pelan-pelan kututup semua, namun aku melihat suatu nama. Yang pernah menjadi pemeran utama. Yang pernah mengukirkan cinta. Yang lama tak pernah terlintas, namun selalu ada. Yang telah hilang.
Apa kabarmu?
Aku bagaikan melintas pada mesin waktu. Yang membawamu kembali hadir. Yang memenuhi pikiranku dengan senyumanmu. Yang membuat aku berlutut dan berdoa, tidak mampukah kita bertemu sebentar saja?
Sahabat sekaligus orang yang pernah kucinta. Yang tak pernah hilang, namun belajar untuk kurelakan, untuk kulupakan. Namun hari ini. Hanya untuk hari ini saja. Berlarilah ke sisiku. Naikilah sang mesin wajtu.
Ayo kita berdansa di dalam mimpi..
1.47am
Aku, yang tengah merindukanmu.
0 comments:
Post a Comment