Pages

Sunday, 11 January 2015

Tatapan mata

Hal yang selalu kuperhatikan ketika bwrhadapan dengan orang adalah tatapan matanya.
Dengan tatapan mata, kau dapat meneropong isi hati mereka.
Namun, ketika aku berbuat kesalahan, aku takut melihat mata orang-orang.
Aku merasa dihakimi. Aku merasa direndahkan.

Berhubungan dengan dia, aku takut melihat tatapan mata orang lain.
Apa yang akan kutemukan disana?
Apakah pandangan menghakimi?
Apakah pandangan aneh?
Apakah pandangan jijik? Apa mereka menganggapku pelacur?
Seorang gadis yang mendatangi lelaki yang sudah memiliki pacar.
How does it sound?

Sungguh aku merasa hina. Aku takut ditelanjangi oleh tatapan-tatapan itu.
Tuhan, aku tidak tau. Sampai titik mana aku harus bertahan?
Sampai sehancur apa aku baru aku merasa puas?

0 comments:

Post a Comment