Pages

Wednesday, 1 February 2012

Dinding tak terlihat

Kadang, semua nampak sempurna. tapi aku harus menyadari bahwa tiada hal yang abadi, semua ini hanya bayang semu dan akan menemui akhirnya suatu hari nanti. Lagi, aku harus menjaga hatiku dari semua perasaan ini, agar dia tidak terlalu masuk terlalu dalam, dan membuat serpihan-serpihan rapuh itu remuk kembali.
kadang, aku berharap akan sebuah cerita cinta yang normal, dengan suatu akhir yang bahagia dan pasti. mengapa aku harus menemui kebimbangan dan ketidakpastian, lagi?
Aku mulai lelah dengan ini semua. Aku ingin ketulusan, rasa sayang, perlindungan, dan tempat pasti untuk menghilangkan resah dan asaku. Kenapa itu semua begitu sulit?
Terlalu banyak luka yang tertancap, jarak yang terus ada dan merekah,dan alasan lain untuk sebuah kebersamaan menghantamku, menghadapkanku dalam sebuah dinding tak terlihat, dan menjauhkanku dari kebahagiaan. 

3 comments:

Hanna said...

whats going on here, dahling? :(

Tashuastarii said...

yah.. biasa jey.. same case all over again.. :(
i'm afraid that i will fall upon him and do the same mistake again..

Hanna said...

need sumone? come on, u still have me to talk anything, even talking bout ur darkest secret. and dun be upset, okay? everything will be alright. just msg me if u need friend to chat :) hav a nice day !

Post a Comment